Zaimuddin
https://www.facebook.com/Zaim.Ahya?fref=ts
"Yang membuat kamu lemah adalah
berusaha melindungi orang tak berdaya dengan menganggap nyawamu tak berarti.
Padahal nyawamu sama berarti dengan nyawa mereka. Kehidupanmu sama berharga
dengan kehidupan mereka. Pikirkan dirimu sebelum memikirkan orang lain. Jangan
pernah berpikir hidupmu tak berarti. Kemauan untuk hidup itu sangat penting.
Dengan ini, kamu akan bisa melindungi yang lain" Hitten Mitsurugi [04
Februari 2015]
Minimnya simpati
manusia pada alam disebabkan manusia merasa superior dan menganggap alam adalah
obyek yang bisa di eksploitasi sesukanya. Hal ini mungkin bisa di atasi dengan
menganggap sikap hormat kepada alam adalah suatu kewajiban moral. Dan disinilah
agama harus berperan dengan memberi pemahaman bahwa mendzolimi alam sama
dosanya--atau bahkan lebih, mengingat dampaknya kepada seluruh makhluk
hidup--dengan mendzolimi manusia. Begitu juga dalam kasih sayang. [31
Januari 2015]
Manusia hidup dalam
keyakinannya. Apa yang harus diperjuangakan, dibela, didapatkan, dipertahankan
itu kadang berbeda satu sama lain. Namun, keyakinan itu akan menjadi samar dan
mengalami kekaburan jika ambisi, hasrat menawarkan popularitas dan kesenangan
pribadi.
Manusia hanya akan menjadi manusia manakala tanpa sapa [31 Januari 2015]
"Dikatakan orang, perang adalah
penerusan perundingan yang alot. Jika dibalik, perundingan kembali terjadi
manakala perang tidak menghasilkan apa-apa"
Kalau begitu, bukankah lebih baik berunding?. Membaca artikel Gus Dur. [27 Januari 2015]
Kalau begitu, bukankah lebih baik berunding?. Membaca artikel Gus Dur. [27 Januari 2015]
"Orang yang tak punya teman seperti
orang yang menuju medan perang tanpa senjata" Akhlak al-banin [19 Januari
2015]
manusia itu tidak akan
bisa terhindar ari kesibukan, tapi bisa memilih bentuk kesibukan. jika tepat,
akan bahagia [15 Januari 2015]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar