Halaman

Jumat, 06 Februari 2015

Status Ahmad Zakaria

Ahmad Zakaria
https://www.facebook.com/faqir.zakaria?fref=ts

Kubuka lamunan yang menyeret kembali pada kisah, engkau meminta barisan tulisan dan sebuah lagu yang berbisik melalui suaraku.
Apakah kau masih teringat? Apakah hanya untuk sesaat?


Sehingga, malam ini, kusembunyi diantara barisan pinus, gunung Andong. Kabut tipis yang mulai menebal menghampar di pelupuk mata. gemerisik dedaunan yang terhempas angin menciptakan bayang, membawa fikirku berputar dan sibuk menerka.Tetesan air langit turun perlahan, membawaku terlupa dengan keterasinganku sembari terdiam.
Dingin, sangat dingin. Aku terseret pada selaksa peristiwa. "Kaupernah memadamkan amarahku dengan dingin kasihmu. Dahulu". Kini, yang tersisa, alam sebagai rumah dan tempat kumengadukan gundah dan keterasinganku. [05 Januari 2015]

Menunggu keajaiban "langit" yang membasuh hingga bersih tiap rinduku. [29 Januari 2015]

Ungkapan rasa layaknya mengagumi, memperhatikan, menyukai dan semacamnya bukanlah kata yang baru dalam hidup jika kita mengingat masa lalu. Kata cinta tak lebih agung dari kata sayang, begitu pun sebaliknya. Karena keduanya adalah yang pertama diberikan oleh orang tua kita dari Tuhan[10 Januari 2015]


Malam kerap disebut sarang mimpi dikarenakan dalam kebiasaannya digunakan sebagai waktu istirahat (tidur). Namun justru di sana adalah tempatmu tersadar dari mimpi (dunia). Jika dimanfaatkan[11 Januari 2015]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar