Asfia
https://www.facebook.com/bukanasfiatul.elmarwa?fref=ufi
Teruntuk engkau yang
jaaauuh disana, yang tak pernah bisa menrima kenyataan yang ada meskipun kau
selalu menghadapi itu. teruntuk engkau yang jaaauh disana, yang selalu memebri
petuah2, kata- kata yang begitu manis nan indah. teruntuk engkau yang jaaauh
disana yang slalu siap menemaniku saat apapun. teruntuk engkau yang jaaauh
disana,yang begitu santun tutur katamu.
Meskipun begitu, mungkin
sekarang kau tak berada disana lagi. tapi, tak mengapa. karena memang harus
seperti itulah adanya. aku juga merasa lega. tapi yang q sesalkan, knapa ga
dari dulu saat q memintamu pergi? kenapa ga dari dulu saat kau tahu keadaan dan
konsekuensi seperti apa yang kau rasakan nanti? begitu lantangnya kau
menyuarakan suara2 yang membuat hatiku bising mendengarnya. kenapa baru
sekarang saat aku ingin kau mengetahui semua tentangku, semua tentang apa yang
aku rasakan dan aku lalui, langkahmu begitu cepat untuk pergi dari sana?? begitulah engkau yang tak bisa menghadapi
apalagi menerima kenyataan yang ada. aku kira kau akan tetap tegak berdiri.
haaa,,, cuma mimpi ternyata.
Tenang saja aku tak akan
pernah memintamu untuk kembali lagi dan berdiri menanti disana. pergilah sejauh
kau bisa. tak usah kau menengok lagi. mantapkan langkahmu. jangan pernah kau
berfikir aku lemah seperti yang kau fikirkan. tinggal, ditinggalkan, atau
meninggalkan itu bukan hal yang tabu buat aku dengar dan rasakan. lengkap sudah
semuanya.
"bagunan itu sudah berhasil kau
robohkan," ,, terimaksih buat semuanya. [Catatan
9 Juli 2013]
Selanjutnya Baca Ini

Tidak ada komentar:
Posting Komentar