Ika Febriani
https://www.facebook.com/ikafebriyani?fref=pb&hc_location=friends_tab&pnref=friends.all
Sunyi ini damai. Sunyi ini nyaman. Meski beberapa
waktu lalu aku telah lupa, dan demikian lama terlena dalam lelap dunia mimpi, namun
kemudian tidurku itu sadarkan diri. Bahwa aku masih manusia yang telah sampai
pada batas maksimalnya terjaga. Maaf, ragaku sedang rindu pelukan selimut yang
tawarkan hangat tanpa balas. Juga pada si kasur yang setia menunggu tanpa batas
dan gulingku yg kian lama kuacuhkan dengan bebas untuk ingatkan lagi bahwa aku
manusia biasa. Terima kasih "motivasi''. kau jadikan aku lebih baik lagi.
[07 Februari 2015]
Menjemput pagi yang kan segara menjelang. Meninggalkan
mimpi-mimpi indah tadi malam. Tampak nyata namun semu. ah, sudahlah waktu! jangan
menggodaku dengan tawa yang aku tak tau.
apa maknanya itu? berhenti naikkan aku terlalu tinggi!
Jika nanti, akhirnya kau jatuhkan kembali waktu, jangan tipu aku, dengan janji2
manismu yang tak mampu kau tunaikan dahulu. Maka cukuplah buktikan manis rasa
madu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar