Halaman

Rabu, 18 Februari 2015

Sekian Kali Merana dan Kecewa

Tutuk
https://www.facebook.com/tutuk.nawagi?fref=ts

“Jangan pernah membenci orang yang melakukan kesalahan, karena pada dasarnya semua orang itu baik. Perbedaan itu rahmat bukan laknat” [19 Februari 2015]


“Jangan menunggu orang lain untuk memperbaiki, kalau bisa kerjakan sendiri. Perubahan untuk menjadi lebih baik itu harus kita yang mulai bukan oranglain” [18 Februari 2015]

“Proses itu menentukan hasil, kalau prosesnya gak baik, pasti hasilnya pun gak akan baik” [15 Februari 2015]

“Tahukah kamu bahwa aku merindukan kamu, kenapa dirimu tak memberiku kabar, adakah kesalahan yang sudah aku lakukan terhadapmu” [12 Februari 2015]

“Bagaiman perasaan kalian jika melihat foto wanita/ pria lain(mantan) di HP pacarnya kalian. Sakitkah? Mungkin ini adalah salah satu alasan kenapa pacar kalian gak pernah memasang foto kalian di BBM dan di facebook, karena tanpa kalian ketahui ada seseorang yang dia jaga perasaannya” [11 Februari 2015]

“menikah itu bukan hanya persoalan menyatukan fisik yang semula haram menjadi halal, tapi bagaimana kita bisa menyatukan batin dengan pasangan” [10 Februari 2015]

Purnama malam ini terhalang oleh kabut-kabut tebal 
Sehingga sesak rongga dadaku 
Lantaran menahan gejolak 
Namun secerca sinar mencuat menyelinap di ruang hati ini 
Ketika aku membangunkan kau dari lamunan 
Tapi aku hanya bisa bermimpi dari semua yang terjadi 
Menatap nasib sekian kali mendamba 
Sekian kali merana dan kecewa 
Dan ini semua adalah semi kehidupan 
Yang pasti terjadi 
Seperti siang dan malam yang silih berganti 
Secerca sinar akan aku ingat selamanya.
[05 Februari 2015]



Tidak ada komentar:

Posting Komentar